Jumat, 19 Desember 2014

Apa itu Mabung Stres dan Mabung Tahunan?

Pergantian bulu atau yang dikenal dengan istilah mabung adalah siklus wajib yang akan dialami oleh setiap burung kicauan. Biasanya proses ini akan dialami setiap tahunnya sesuai dengan jadwal siklus burung masing-masing. Maksudnya begini, misalnya anda ketahui burung kicauan milik anda mabung untuk yang pertama kali pada bulan Januari, maka kemungkinan besar pada bulan Januari tahun depan burung tersebut akan mengalami masa mabung berikutnya.

Pada burung kicauan yang dalam kondisi normal siklus mabung ini akan terjadi pada waktu yang sama setiap tahunnya. Keadaan yang seperti inilah yang disebut dengan siklus mabung tahunan. Siklus tahunan berjalan sesuai dengan rotasi masa mabung awal dari burung kicauan tersebut. Dan siklus ini adalah siklus normal yang menandakan keadaan mabung pada burung tersebut berjalan dengan semestinya.

Namun di luar dari siklus mabung tahunan, dikenal pula istilah mabung stres. Istilah ini dipakai pada burung kicauan yang mengalami mabung tapi di luar dari siklus tahunannya. Dikatakan sebagai mabung stres, karena penyebab utama yang mendasarinya adalah stres yang dialami burung kicauan tersebut.

Dampak Mabung Stres

Secara kasat mata, burung kicauan yang mengalami mabung stres sulit untuk menumbuhkan dengan cepat bulu-bulu yang telah rontok. Tentu saja hal ini akan mengganggu perkembangan dan kemampuan burung tersebut. Lebih dari itu, pada burung kicauan jantan biasanya akan mengalami penurunan kadar hormon testosteron. Sementara efek negatif lainnya adalah kemampuan dalam berkicaunya semakin menurun, dan bahkan bisa hilang sampai siklus mabung tahunan burung tersebut kembali dan berjalan dengan normal.

Terkait dengan faktor penyebabnya sebagaimana yang sudah disebutkan di atas bahwa pemicunya adalah karena burung tersebut mengalami stres, sehingga hal ini merangkum pada segala hal yang menyebabkan stres pada burung kicauan itu. Mengenai itu, di bawah ini adalah hal-hal yang dapat menimbulkan efek stres pada burung kicauannya :
  1. Burung ketakutan : faktor ini bisa muncul dari berbagai gangguan dari luar seperti gangguan dari binatang lain, ramainya lalu-lalang manusia di dekatnya, ataupun dari bisingnya polusi suara di sekitar burung tersebut sehingga membuatnya tertekan.
  2. Terlalu dini untuk ditarungkan : beberapa penghobi kadang suka sekali menyandingkan burung muda untuk dites suara dengan burung kicauan dewasa yang telah memiliki suara kicauan yang mapan. Bagi burung dewasa, hal ini tidak menjadi masalah, sebaliknya bagi burung muda itu akan menimbulkan efek stres karena tidak mampu menyaingi kemampuan lawan mainnya.
  3. Kekurangan gizi : faktor ini juga menimbulkan stres karena kebutuhan nutrisi dan gizi yang diperlukan tubuh burung tersebut tidak terpenuhi.
  4. Suasana tidak stabil : burung akan lebih senang dan nyaman bila kondisi ruangan ataupun tempat sangkar berada dalam lokasi yang memiliki suasana stabil. Baik dari suhu maupun keadaannya. Bila jauh dari kondisi ini, kecenderungan burung untuk mengalami stres akan tinggi.

Upaya Penanganan

Dalam kondisi seperti ini tentunya kalimat bijak yang mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati menjadi sangat penting untuk dilakukan. Tapi bila burung kicauan tersebut sudah terlanjur mengalami proses mabung stres ini, maka tindakan yang harus anda perbuat adalah dengan memaksimalkan proses perawatan mabung burung kicauan tersebut.

Secara lebih spesifik lagi, langkah yang patut anda terapkan adalah melakukan perawatan yang dapat menimbulkan dampak untuk mempercepat tumbuhnya bulu-bulu yang telah rontok. Karena dampak negatif ini (rontoknya bulu) akan menjadi penentu untuk mempercepat selesainya proses mabung stres yang dialaminya.

Adapun perawatannya adalah sebagai berikut :
  1. Teknik pengerodongan pada sangkar burung harus diterapkan, dengan skala waktu 1-2 kali dalam sepekan boleh membuka kerodong.
  2. Cari lokasi untuk penggantungan sangkar pada tempat yang nyaman, jauh dari gangguan-gangguan yang dapat menciptakan efek stres pada burung tersebut.
  3. Pastikan kebutuhan nutrisi dan gizi burung di masa mabungnya terpenuhi dengan baik, pemberian ekstra fooding mutlak diperlukan, terutama yang mengandung banyak protein, seperti kroto.
  4. Perawatan mandi dan jemur harus dikurangi pada masa mabung, tapi bukan berarti tidak perlu untuk dilakukan.
  5. Ada baiknya untuk mempercepat tumbuhnya bulu, pemberian multi vitamin atau suplemen yang sesuai juga menjadi langkah yang sangat baik.

Dengan langkah-langkah ini diharapkan mabung stres yang dialami burung kicauan dapat teratasi dan siklus mabung burung dapat kembali berjalan dengan normal. Semoga

Oleh : Roma Doni
Sumber Referensi :
http://omkicau.com/2013/03/28/memahami-mabung-stres-mabung-tahunan/

Selasa, 16 Desember 2014

Langkah Awal Merawat Bakalan Burung Primadona Yang Satu Ini. Part 2

Setelah mengetahui 5 poin yang harus Anda perhatikan sebelum membeli burung primadona Anis Merah di pembahasan artikel sebelumnya, Anda juga perlu memperhatikan sangkar untuk tempat pemeliharaan burung primadona tersebut. Sama halnya seperti sangkar burung lainnya, namun ada 2 hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli atau membuat sangkar burung. Tak lain perhatikan ukuran sangkar dan sangat dianjurkan untuk adanya ranting/dahan untuk burung bertengger di sangkarnya.

  1. Ukuran Sangkar

    Bentuk sangkar burung ada berbagai macam, diantaranya ada yang berbentuk bundar, persegi empat, atau ada juga kombinasi dari bentuk keduanya. Dan untuk sangkar burung primadona ini tidak menjadi masalah akan menggunakan sangkar yang berbentuk bagaimanapun juga, tapi yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari sangkar tersebut.

    Cari atau buatlah sangkar dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran tubuh burung Anis Merah yang akan Anda pelihara. Memang tidak ada patokan ukuran yang paling baik, tapi Anda harus mempertimbangkan lagi ukuran sangkar yang memungkinkan burung Anis Merah dapat leluasa bergerak bebas.

    Perlu diketahui, jika Anda menempatkan burung Anis Merah yang Anda pelihara di sangkar yang tidak sesuai dengan ukuran tubuh burung (terlihat sempit), maka berdampak buruk bagi bulu-bulu si burung karena akan mengganggu pergerakan sayap si burung sehingga dapat merusak bulu pada sayap atau tubuhnya bahkan dapat membuat burung tersebut menjadi stres. Akan lebih baik jika Anda menempatkan burung peliharaan Anda di sangkar yang cukup luas.


    Untuk sangkar sendiri, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan diantaranya:
    1. Warna Sangkar
      Sebaiknya warna dari sangkar burung adalah warna-warna yang terkesan cocok/harmonis seperti warna coklat muda, coklat tua, kuning, atau kombinasi warna tersebut.
    2. Pintu Sangkar
      Pintu untuk sangkar pun harus pintu yang terbuat dari bahan yang kuat karena pintu tersebut adalah pintu burung untuk keluar masuk sangkar.
    3. Alas Sangkar
      Sangkar burung harus dilengkapi dengan alas ganda. Karena apa? Satu alas yang terbuat dari jeruji agar kaki burung tetap bersih dan tidak kotor karena kotorannya sendiri, dan yang satunya lagi alas yang berbentuk lempengan, berguna untuk menampung kotoran dan mempermudah Anda membersihkan kotorannya.
    4. Berat Sangkar
      Sebaiknya pilih atau buatlah sangkar burung dari bahan yang ringan tapi kuat. Sehingga memudahkan untuk Anda memindah-mindahkan sangkar tersebut.
    5. Jeruji Sangkar
      Untuk jeruji sangkarnya, pilih atau buatlah jeruji yang kuat dan halus rautannya. Hal ini bertujuan agar jeruji tersebut tidak merusak atau melukai bulu dan tubuh burung peliharaan Anda.

  2. Sediakan dahan/ranting buatan untuk si burung bertengger di sangkarnya.

    Dengan adanya tenggeran, dapat memudahkan dan memberi kenyamanan saat burung Anis Merah peliharaan Anda bertengger di dalam sangkar. Untuk bentuknya sendiri, sebaiknya tenggeran agak melengkung atau berbelok, jangan dibuat lurus. Anda dapat menggunakan lebih dari satu tenggeran di sangkar burung, asalkan ruang sangkar cukup untuk si burung bergerak.


Nah setelah mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli dan memelihara bakalan burung, sekarang Anda bisa pilih burung Anis Merah yang ingin Anda pelihara di tempat-tempat penjualan burung terdekat di sekitar rumah Anda.

Semoga pembahasan artikel kali ini menarik dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih.

Oleh : Fitriyana Suhendi
Referensi materi : Winaris, Imam Wahyu. 2011. Cara-Cara Sakti Merawat Beragam Jenis Burung Lomba. Jogjakarta: DIVA Press.
Referensi foto : http://griyamanukjeporo.blogspot.com/2011/03/sangkar-bulat-anis-merah.html
http://xcult-xcult.blogspot.com/2012/10/tenggeran-burung_4960.html