Rabu, 23 Juli 2014

Manfaat Buah Pisang Bagi Burung Ocehan



Mengenal jenis makanan untuk burung ocehan tentunya jenis cukup banyak dan beragam yang berasal dari hewan/serangga, buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian. Dari semua jenis makanan untuk burung ocehan tersebut mempunyai manfaat/khasiat yang bagus bagi burung ocehan yang mengonsumsinya. Sehingga burung ocehan akan tampak sehat, bertenaga, tidak mudah lelah, bulunya tidak kusam, dan kicauannya semakin jernih. Tapi dalam artikel ini bukanlah membahas kesemua jenis makanan tersebut untuk diulas mengenai khasiatnya atau manfaatnya. Melainkan bahwa dalam artikel ini hanya mengulas mengenai manfaat buah pisang bagi burung ocehan yang menyantapnya.

Buah pisang yang akrab bagi masyarakat di Indonesia sebagai buah-buahan pencuci mulut setelah makan siang dan malam. Sedangkan untuk manfaatnya buah pisang sangat berguna untuk melancarkan pencernaan dalam tubuh manusia sehingga memperlancar proses BAB (Buang Air Besar). Manfaat lainnya ialah menambah sumber tenaga bagi tubuh, dijadikan masker untuk memperhalus kulit wajah, dan banyak lagi. Dan juga pemanfaatan buah pisang tidak hanya dikonsumsi oleh orang dewasa saja melainkan diberikan untuk bayi karena teksturnya yang lembut dan mudah dicerna oleh usus. Karena dalam buah pisang banyak terkandung kalsium, vitamin A, vitamin B, dan C. Dan juga terdapat kandungan kalori, protein, lemak, karbohidrat, asam folat, zat besi, dan fosfor. Yang kesemua zat tersebut mempunyai khasiat yang menyehatkan tubuh dan tidak memberikan efek samping.

Nah, untuk burung ocehan seperti kacer, cipoh, pleci, dan beo sangat dianjurkan memasukkan buah pisang ke dalam daftar menu makanan hariannya. Karena jika burung ocehan diberikan makanan buah pisang maka kesehatan tubuhnya akan terjaga. Seperti burung ocehan yang diberikan makan buah pisang maka berat tubuhnya akan bertambah sehingga burung akan tampak tegap dan gacor. Sedangkan manfaat lainnya bagi burung ocehan yang mengonsumsi pisang ialah menguatkan tulang, gigi, dan menajamkan penglihatan pada mata burung ocehan.

Pemberian buah pisang untuk dikonsumsi burung ocehan dapat diberikan setiap hari atau diselingi dengan makanan lain agar burung ocehan tidak bosan. Jenis buah pisang yang umumnya diberikan untuk disantap oleh burung ocehan ialah pisang kepok yang mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional dan modern dengan harga yang sangat terjangkau. Pisang kepok yang diberikan kepada burung ocehan ialah yang matang di pohon pisang itu sendiri dan bukan dari hasil endapan. Karena kandungan gizi yang terdapat pada buah pisang kepok bisa jadi akan berkurang disebabkan buah pisang diendap dengan karbit.

Bagi burung ocehan yang diberikan buah pisang maka kesehatan pencernaannya akan terjaga dan menjauhkannya dari penyakit berbahaya seperti berak kapur dan diare. Sehingga dengan memberikan buah pisang sebagai makanan rutinnya akan menjadikan burung ocehan tersebut selalu terjaga kondisi badannya dan meningkatkan daya ingatnya untuk berlatih meniru suara burung ocehan yang didengarnya.

Yup, inilah manfaat yang tersembunyi dari buah pisang yang memberikan sejuta khasiat bagi burung ocehan yang menyantapnya. Sehingga bagi Anda yang sudah membaca artikel ini dapat merekomendasikan burung ocehan anda diberi makan buah pisang yang mengandung banyak gizi yang bermanfaat bagi burung ocehan. Okey

Oleh: Satria Dwi Saputro
Gambar:
http://www.okefood.com/read/2013/09/10/299/863930/ciri-ciri-pisang-kepok-berkualitas

Jenis-Jenis Burung Kacer [Lengkap]-2

Kacer Blorok


Kacer Blorok

Banyak yang mengatakan kacer blorok merupakan kacer dari hasil kawin silang di alam liar antara kacer jawa dan kacer poci. Burung kacer ini berciri khas memiliki variasi warna putih yang tidak merata. Contohnya, pada bagian bawah leher, cenderung berwarna hitam namun diselingi juga dengan tumbuhnya beberapa warna putih. Begitu juga pada bagian tubuh yang lain, ada bercak-bercak bulu berwarna putih dengan jumlah yang sedikit tetapi selalu menghiasi pada hampir seluruh bagian tubuhnya.

Namun itu pula yang membuat kita mudah mengenal kacer blorok ini. Tapi sayangnya, jenis kacer blorok sangat jarang dilombakan. Karena anggapan bahwa warna pada burung kacer yang satu ini dinilai kurang menarik. Dengan kemampuan berkicaunya yang baik, tentu anggapan seperti itu sungguh sangat disayangkan.

Kacer Lutung


Jenis Kacer Lutung Niger

Jika kacer Madagaskar memiliki kesamaan dengan kacer poci, maka kacer lutung mempunyai kesamaan dengan kacer jawa atau kacer hitam. Kedua jenis kacer ini (Kacer lutung dan kacer hitam) di dominasi oleh keseluruhan warna hitam pada tubuhnya, yang menjadi pembeda justru pada posisi letak bulu yang berwarna putih, meskipun jumlahnya cuma sedikit.

Pada kacer jawa bulu yang berwarna putih terletak pada sayapnya, sedangkan pada kacer lutung ini bulu yang berwarna putih berada di bagian bawah ekornya. Yang perlu diketahui, kacer lutung ini habitatnya tidak terdapat di Indonesia, melainkan sebagian besar ditemukan di negara Filipina. Namun beberapa penghobi di Indonesia ada yang telah memperoleh kacer lutung ini dari negara tetangga, bahkan menurut informasi kacer lutung sudah ada yang menangkarkan di Malaysia.

Ada dua spesies dari Kacer lutung, kacer lutung cebu (black-shama) dan kacer lutung niger (white-vented shama). Penyebaran kedua jenis spesies kacer lutung tersebut pada wilayah yang berbeda. Kacer lutung cebu penyebarannya hanya terdapat di kepulauan cebu, Filipina. Sementara kacer lutung niger bisa ditemui di beberapa daerah yaitu di kepulauan Palawan dan Balabac, Kepulauan Calaiman dan di wilayah barat Filipina.

Lagi-lagi yang membedakan kedua jenis kacer lutung ini yaitu pada bagian warnanya. Penampilan Kacer Lutung Cebu dihiasi oleh keseluruhan warna hitam dari kepala sampai ekor, tidak ada di jumpai warna putih atau warna lain pada tubuhnya. Lain halnya dengan Kacer Lutung Niger, pada bagian ekor dalam terdapat bulu berwarna putih. Selain daripada itu, penampilan kedua burung ini nyaris sama.


Jenis Kacer Lutung Cebu

Warna hitam pada jenis spesies kacer lutung ini tentunya berbeda dengan kacer jawa, warna hitamnya lebih legam sehingga membuatnya tampak lebih menawan dipandang.

Kedua jenis kacer lutung ini tergolong pada spesies bernama Copsychus cebuensis, awalnya termasuk pada subspesies dari kacer poci, tapi karena ada perbedaan morfologi yang mencolok pada bulunya, akhirnya kedua jenis kacer lutung ini diklasifikasikan pada spesies tersendiri.

Jika dilihat dari kemampuan suara, kedua jenis kacer lutung ini rasanya suaranya tidak semerdu dengan burung kacer jenis yang lain. Suaranya sedikit agak cempreng, volume suaranya juga tak sejelas Kacer poci atau kacer jawa. Karakter suaranya agak kecil dan tipis. Tapi hal itu tidak menutup kemungkinan apabila terus dilakukan pelatihan dan pemasteran pada suaranya, dengan kemampuan dasar yang dimiliki burung kacer untuk menirukan suara kicauan burung lainnya, pastilah suara kicauannya akan menjadi lebih baik lagi.

Saat ini, populasi Kacer Lutung di alam liar tepatnya di habitat aslinya di Filipina sendiri sudah langkah, itulah kenapa di negara Filipina burung ini termasuk pada burung yang dilindungi.

Oleh : Roma Doni

Sumber Gambar :
Pic 4 : http://www.kicaumania.or.id/forums/showthread.php?36169-kacer-Blorok-%28EDIT%29-tambah-Video
Pic 5 : http://omkicau.com/?attachment_id=81353
Pic 6 : http://kicaukan.blogspot.com/2014/06/profil-kacer-lutung-si-hitam-menawan.html

Sumber Referensi :
http://www.kicaumania.or.id/forums/archive/index.php/t-64471.html
http://tunablebird.blogspot.com/2012/09/jenis-jenis-kacer-yang-ada-di-indonesia.html
http://omkicau.com/artikel-lengkap/kacer/
http://omkicau.com/2013/11/28/mengenal-dua-jenis-burung-kacer-lutung/