Jumat, 10 Oktober 2014

Kenalkah Dengan Burung Poksai Genting?

Ya, kenalkah para pembaca sekalian dengan burung ocehan yang bernama Poksai Genting? Tentunya ada yang telah mengenalnya dan ada pula yang masih bertanya-tanya tentang burung ini. Burung Poksai Genting adalah jenis burung ocehan yang daerah penyebaran populasinya hanya terbatas pada tiga negara saja yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Di Indonesia burung Poksai Genting dapat dijumpai di hutan Sumatera dan Kalimantan. Dan menariknya orang-orang umumnya mengenal burung poksai genting dengan sebutan Poksai Mandarin.

Di alam liar burung poksai genting hidup di bagian lereng pegunungan, hutan sekunder, daerah persawahan, dan semak belukar. Kebiasaan dari burung poksai genting dalam mencari makan ialah dengan berada di tanah dan berburu secara berkelompok yang mencapai 4 – 5 ekor. Dan juga untuk jenis makanan yang biasanya disantap oleh burung poksai genting adalah serangga, ngengat, ulat, siput-siput kecil, berbagai jenis buah-buahan, dan biji-bijian. Tapi makanan pokok burung poksai genting ialah dari hewan yang berukuran kecil seperti jangkrik, ulat, siput, dan ngengat.

Nah, burung poksai genting mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan burung ocehan lainnya. Ukuran badan dari burung poksai genting hanya sekitar 20 sampai dengan 24 cm saja, terdapat warna coklat kemerahan di bagian mahkota kepalanya, paruhnya berwarna kuning tua, untuk lingkar matanya berwarna putih di mana warna matanya sendiri itu berwarna hitam. Untuk di bagian dada, punggung, dan sampai ke bagian belakang tubuhnya berwarna abu-abu. Pada bagian tunggirnya atau dekat kloaka berwarna coklat kemerahan seperti di bagian mahkota kepalanya. Ukuran ekornya juga cukup panjang hampir separuh dari panjang tubuhnya yang mempunyai warna abu-abu pada bagian pangkalnya sedangkan di bagian ujungnya itu terdapat warna abu-abu kehitaman.

Sedangkan untuk kicauannya mempunyai perbedaan antara yang jantan dan yang betina. Untuk yang jantan mempunyai variasi kicauan dengan beberapa lagu yang dapat bergantian dibunyikannya. Sedangkan untuk yang betinanya biasanya hanya mempunyai satu jenis kicauan saja dan itu secara berulang dinyanyikan atau monoton. Dan secara umum ciri-ciri kicauan dari burung poksai genting mempunyai nada “ker-kwiittt” yang dilagukan secara berulang-ulang dan sambung menyambung dari nada yang satu ke nada yang lainnya.



Burung Poksai Genting yang mempunyai nama latin Garrulax mitratus biasanya melakukan perkawinan pada bulan Februari hingga Maret yang berlangsung di Sumatera. Nah, dalam musim kawin tersebut burung poksai genting akan membangun sarang dengan menggunakan serat tumbuhan yang telah kering dan akar-akar pohon. Bentuk dari sarang burung poksai genting ialah mangkuk yang berukuran kecil dan tidak terlalu dalam atau dangkal. Sedangkan sarang tersebut diletakkan pada ketinggian 3 sampai 9 meter dengan disangkutkan pada pohon yang banyak rantingnya.

Sedangkan dalam perawatannya burung poksai genting biasanya mendapatkan mandi sebanyak 2 kali yang dilakukan pada pagi dan sore hari. Dan juga burung poksai genting juga akan diberikan makan berupa ulat hongkong, jangkrik, dan buah-buahan sebagai ekstra foodingnya. Dan dengan rutinnya perawatan yang diberikan kepada burung Poksai Genting maka burung ini akan cepat jinaknya dan mudah untuk dilatih.

Yup, demikianlah penjelasan mengenai burung Poksai Genting yang juga dipanggil dengan nama Poksai Mandarin. Semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah wawasan kita semua. Dan semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://www.kutilang.or.id/burung/konservasi/poksai-genting/
http://omkicau.com/2013/06/18/perawatan-burung-poksay-genting/

Gambar:
http://www.pricearea.com/artikel/ini-loh-cara-memilih-poksay-mandarin-dan-cara-merawatnya/

Kamis, 09 Oktober 2014

Mengulas Makanan untuk Burung Betet

Tahukah anda mengenai burung betet? Tentunya ada yang sudah mengetahuinya dan ada yang belum mengetahuinya secara pasti. Burung ini merupakan burung endemik asal Indonesia yang keberadaannya banyak di temukan pada bagian timur wilayah Indonesia. Burung betet berciri-ciri paruh yang bengkok ke bawah dan ukuran tubuhnya yang agak besar. Warna bulu burung betet umumnya mempunyai warna yang mencolok seperti hijau terang yang melingkupi hampir seluruh tubuhnya. Dan juga burung betet mempunyai kecerdasan yang cukup luar biasanya, yang mana burung ini mampu untuk menirukan suara yang didengarnya seperti suara manusia, burung ocehan lain, atau apapun yang didengarnya. Karena itu lah keberadaan burung ini di habitatnya menjadi terusik karena diburu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memperdagangkannya dengan harga yang mahal. Sedari itu burung ini dilindungi oleh undang-undang untuk tidak lagi diburu dengan alasan apapun.

Nah, itu adalah sekilas pembahasan mengenai burung betet tetapi artikel ini tidaklah mengulas mengenai burung betet secara umum melainkan hanya membahas mengenai jenis-jenis makanannya. Sangat penting untuk diketahui bahwa burung betet adalah jenis burung ocehan yang menyukai biji-bijian sebagai makanannya dan burung ini tidak menyukai daging atau serangga. Dalam artikel ini akan diulas satu demi satu mengenai jenis-jenis makanan yang biasanya disantap oleh burung betet di alam liar. Dan ini lah pembahasannya:

  • Biji-bijian

    Biji-bijian adalah menu wajib bagi burung ocehan yang berparuh bengkok seperti burung betet. Ada banyak sekali jenis biji-bijian seperti kenari, bunga matahari, biji gandum dan lain-lain yang kesemuanya sangat bagus bagi pertumbuhan burung betet. Biji-bijian di alam liar jumlahnya sangat banyak sekali dan biasanya burung betet akan berburu dalam bentuk kelompok pada siang hari. Biji-bijian yang mempunyai kulit yang keras akan dipecahkan menggunakan paruh bengkok dari burung betet yang terbilang keras. Sedari itu tidak perlu khawatir bila memberikan burung betet biji-bijian yang utuh bersama kulitnya.


  • Sayur-sayuran

    Burung betet juga gemar memakan berbagai jenis sayur-sayuran seperti sawi, wortel, jagung, dan lain-lain. Karena dalam sayur-sayuran terkandung berbagai jenis nutrisi seperti vitamin, protein, kalsium, dan masih banyak lagi yang fungsinya dapat menjaga organ tubuh agar tetap sehat dan menambah tingkat kepintaran dari burung betet. Sedari itu keberadaan sayur-sayuran di alam liar ada di mana-mana dan sangat jarang sekali terjadi kelangkaan terhadap sayur-sayuran yang berada di alam liar. Dan juga bagi burung betet yang memakan sayur-sayuran setiap harinya tidak akan memberikan dampak negatif apapun kepadanya yang malah terjadi adalah burung betet akan semakin sehat dan kekebalan tubuhnya akan semakin kuat.

  • Buah-buahan

    Buah-buahan juga cukup bagus untuk burung betet yang bisa menambah staminanya agar tidak cepat lelah. Karena dalam buah-buahan terkandung kadar air dan gula yang bisa berfungsi sebagai tenaga untuk burung betet dan menjaga tubuhnya agar tidak dehidrasi bila bepergian jauh. Buah-buahan di alam liar berada di hampir setiap jenis pepohonan dan memiliki kadar nutrisi yang berbeda-beda. Sedari itu lah bagi burung ocehan seperti betet yang tinggal di hutan untuk mendapatkan buah-buahan tidaklah begitu sulit dan berada di mana-mana.

Yup, dari pembahasan di atas telah diketahui bahwa burung betet adalah jenis burung ocehan pemakan berbagai jenis makanan seperti biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Dan juga burung betet adalah burung yang sangat diminati oleh para pecinta burung ocehan karena kepandaiannya menirukan suara serta cantiknya bentuk tubuhnya. Dan semoga artikel ini menambah wawasan kita semua mengenai makanan untuk burung betet.

Oleh : Satria Dwi Saputro

Sumber:
http://www.anneahira.com/makanan-burung-betet.htm

Gambar:
http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Tanygnathus_lucionensis_qtl2.jpg